Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Chapter 2 - Enamored with Grotesk: Embrace Your Inner’s and Burn the 'Beauty Privilege' into Ashes

Sources: Author They say pretty face is a privilege; I'd say it's a damage All eyes are watching, All eyes are searching For that tiny mistake; The made up mistake The right moment to point a finger and shout "Witch! Witch!" Soon a rope adorns a neck "Witch! Witch!" As the rope betrays the neck -     --- Thalia Noya--- Hai stars! Di ingar-bingar dunia dewasa ini, Apakah kalian masih sempat mengunjungi museum? Ujar guru kewarganegaraanku, kita harus menjadi generasi yang menghargai identitas pendahulu kita. Dan mungkin itu yang tersampaikan pada dogma akan museum untuk setidaknya 12 tahun pertama dari kelahiranku. Kita datang untuk meninjau semangat formalitas pendidikan; berswa foto untuk memperbaharui citra sosial; namun pulang dengan tanpa memahami kecuali tentang matahari yang terik nan membosankan.   “Garam hidup, baru akan kamu rasakan bila kelak terjatuh oleh kejamnya dewasa yang memaknakan.” Di sedikit sequel usiaku setelah tahun ke-12,...

Postingan Terbaru

Chapter 1 - Research and the Eternal Warmth of Its Orizein🌅

Prolog - Insomnia in the Heavy of Rain, but I Sing You a Lullabies